PERHATIKAN: FOKUS HIDUP SEHARI-HARI APA…….RUTINITAS KEJADIAN SELALU TIDAK PERNAH KEBETULAN
www.mahakosmos.com
Hidup memang misteri, kita gak pernah tahu apa yang akan terjadi
sedetikpun setelah detik ini. Semua terjadi karena kehendakNya. Sudah
sepantasnya kita selalu memasrahkan sesuatu hal yang belum terjadi,
sekehendakNya.
Walaupun semua sudah suratan, namun ada pemahaman “doa’ = mengubah takdir”.
Semua karena izinNya, kita pun tidak pernah tahu sekecil apapun hasilnya.
Tapi setidaknya kita berusaha, itulah kenapa agama selalu menyuruh
BERDO’A, kalau tidak Tuhan akan marah. Akhirnya tumpah ruah deh
proposal ke Tuhan, ada yang minta jodoh, minta nasi kotak omzetnya
semilyar sebulan, minta kawin lagi, tobat lagi, minta ditunjukkan jalan
untuk berbisnis yang tepat, minta kaya, minta dan minta……
Karena selalu minta dengan penuh emosi dan hawa nafsu dan diulang
setiap saat, tentu memprogram tubuh demikian. Apa yang terjadi,
tatkala tubuh diprogram A sesuai do’a, namun ternyata tidak sesuai
kenyataan. Terganggulah, merusaklah tubuhnya.
Jadilah sakit mulai bermunculan satu demi satu, terakumulasi.
Sahabat,
Seorang sahabat senang sekali sholat tahajud dan sholat fajar, do’anya
juga standard seperti orang kebanyakan. Bahkan seringkali dia tidak
tahu artinya do’a tersebut karena bahasa negeri orang lain.
Namun dia melakukan itu semua, karena kok hati seneng banget (passion)
untuk sholat malam dan fajar, karena keyakinannya adalah bisnis lancar,
pelanggan berdatangan.
Beliau bersyukur, kenyataannya jadi demikian.
Seorang sahabat yang seorang marketing dealer mobil, kerjaannya
sehari-hari “sambil mencari pelanggan” adalah membantu orang dengan
bekam, ruqyah, terapi psikologi ala mahakosmos. Ini memang passion dia
untuk berbagi kepada sesama.
Setiap ketemu saya, dia selalu bilang “Mas, order, duit kok seperti
datang sendiri banyak banget……, padahal kerjaannya gue cuma silaturahim,
dan kebanyakan membantu orang, jarang gue ke customer”.
Setiap bertemu, curhatnya selalu bilang begitu “order, duit datang
sendiri banyak banget, padahal gue seringnya membantu orang. Bahkan di
kantor yang ada problem, gua bantuin”.
Beliau melesat jadi GM di perusahaan tersebut dalam waktu singkat.
Karena ordernya banyak. Dia sendiri heran, padahal biasa saja.
Namun suatu saat, dia KONFLIK dengan yang punya perusahaan berkaitan
dengan pembagian hasil sesuai janji owner. Ternyata cuma omong doang
(omdo).
Bayangkan hari demi hari curhat sama saya, tentang KONFLIK tersebut.
Selang berapa bulan ke depan, akhirnya dia resign…….
Kemudian rejekinya menyusut.
Sahabat, apa yang bisa dicerna dari “kisah nyata” diatas, kebetulan pelakunya rasanya ada di group ini. Semoga beliau memahami.
Keyakinan beliau selama ini dan selalu mengulang adalah “ORDER, DUIT DATANG SENDIRI BANYAK BANGET.
Karena kejadiannya selalu tiap hari, saat dia melakukan PASSION yang dia
senangi yaitu berbagi, ruqyahm, bekam, terapi baik di kantor, di
custsomer maupun saat orang membutuhkan.
Namun, ketika ada masalah, gambaran beliau nyaris setiap saat adalah KONFLIK.
Sesungguhnya orang berdo’a itu adalah curhat kepada Tuhan atas
gambarannya sendiri yang mau diraih. Sementara kita banyak berdo’a,
namun saat itu gambarannya sedang bermasalah. Karena situasinya sedang
bermasalah, maka dia berdo’a.
Tidak sadar, fokus gambarannya adalah “masalah”. Akhirnya ini terus
saja terjadi, mengulang, dan mengulang sesuai gambaran setiap berdo’a.
Sahabat yang saya kasihi,
Coba dicerna, dan dipahami, gambaran apa yang menjadi fokus perhatianmu
selama ini. Perhatikan…perhatikan….itu selalu saja terjadi.
Yang galau dengan jodoh, putus nyambung, putus nyambung, putus lagi.
Itu selalu saja terjadi.
Berhutang lagi, berhutang lagi, berhutang lagi.
Marah lagi, marah lagi, marah lagi sama pasangannya.
Bekerja sebentar, gagal lagi. Bekerja, dan gagal lagi.
Order terus datang sendiri…
Selalu saja ada sms mengundang saya untuk konseling, pelatihan, kerja sama bisnis.
Selalu saja sms masuk, order nasi kotak, order nasi kotak. Hola..hola…
Dan selain sebagainya.
Semua kejadian pengulangan yang TIDAK PERNAH KEBETULAN.
Nabinya orang Islam, 13 tahun mengajarkan AKHLAK, MENTAL ATTITUDE.
Bayangkan, 13 tahun sebelum beliau mengajarkan pelajaran syariat,
aturan.
Dengan mental yang baik, tentu bisa menjalankan aturan.
Bayangkan, dengan mental yang “similikiti bala bala, kata tukul”,
langsung belajar aturan, dan menafsirkan sendiri sesuai emosinya saat
itu?
Mental attitude, AKHLAK, sungguh pengendalian kejiwaan yang luarbiasa, bahasa sekarangnya adalah BERPIKIR POSITIF.
Kita disuruh BERPIKIR POSITIF, akhlak baik, karena dengan demikian
tanpa disadari GAMBARAN DAN FOKUS SEHARI-HARINYA SELALU POSITIF.
Kisah diatas adalah fenomena sehari-hari, dan tentu bisa dikaji
secara positif. Bahwa kesuksesan, kebahagiaan hidup bukanlah
kebetulan. Terancang dari AKHLAK, CARA BERPIKIRnya selalu begitu.
Karena kejadiannya begitu, maka semakin yakin. Dalam bahasa agama,
jadilah Yakin, karena selalu mengulang selalu dilihat hasilnya begitu,
jadilah Ainul Yakin. Karena keseringan terjadi begitu, jadilah Haqqul
Yakin.
Keseharian mulai hari ini apa yang menjadi FOKUSMU, yang tidak
disadari, cobalah BELAJAR MENYADARI. Sedikit diubah, namun hasilnya
kok beda luarbiasa.
Saya pribadi menyadari ada penyelenggara yang kok selalu mendapat
musibah, masalah. Karena hari-hari, dia mempromosikan acara, dan
membantu orang BERMASALAH. Namun topiknya adalah mencari ORANG
BERMASALAH.
Atau mereka PARA MASTER TERAPIS, yang hidupnya amburadul jadinya
gara-gara sering mengundang ORANG BERMASALAH dengan TERAPI MASSALnya.
Dia tidak menyadari, fokus keseharian adalah MENGUNDANG MASALAH.
Mari sedikit kita ubah, CARA PANDANG KITA terhadap suatu kejadian.
Mohon dicerna, MENGUBAH CARA PANDANG apapun kejadiannya.
Saya, menangani ratusan orang dalam satu minggu. Namun saya tidak pernah memandangnya orang bermasalah.
Saya selalu memandang “REJEKI, KLIEN DATANG SENDIRI”. Keyakinan yang selalu terngiang setiap detik, detik, detik.
Ternyata, datang undangan, pasien, atau apapun, padahal gak pake promosi
professional. Tentu FOKUS saya jadi kuat “BENER YA….REJEKI, KLIEN
DATANG SENDIRI”.
Bayangkan kalau sering terjadi demikian, dan kenyataannya begitu. Jadilah GAMBARAN HIDUP.
Itu contoh salah satunya.
Sahabat, coba renungkan setelah tulisan ini. Tenangkan jiwamu, pemikiranmu, apa sih TOPIK/FOKUS GAMBARAN HIDUPMU keseharian.
apakah kesendirian
apakah bingung mencari cari kerja yang tak kunjung datang
galau berharap jodoh yang tak kunjung datang
apakah sebel dengan pasanganmu
apakah bingung karena rumah tangga gak jelas
galau karena uang habis meyuyu
galau karena berantem meyuyu dengan pasangannya
bla..bla..bla..bla…
Cobalah DIRESET, dengan intropeksi. Sadarkan jiwamu….buat apa
PERHATIANNYA seperti itu. Hidup kan sudah diatur, dipelihara olehNya,
selalu membahagiakan dengan sendirinya.
Setelah MENYADARKAN JIWAMU, cobalah banyak minta ampun, banyak
menyesal. Maafkan saya, saya ikhlas menerima adanya. Terima kasih.
Diulang-ulang, ulang lagi, hingga dirimu mulai fokus kepada gambaran apa yang PALING KAMU SENANGI, dan PASSION mengerjakannya.
Kerjakan apapun yang kamu senangi, yang bikin passion. Dimana
membuatmu demikian bergembira tulus adanya. Tak berharap hasil, bahkan
tak diberi pun tidak masalah, karena hasil bukan segalanya. Namun
karena dirimu senang.
Dan sejujurnya saya senang untuk berbagi, mencerahkan, dengan
tulisan, artikel, dan kegiatan langsung. Apapun cobaannya, kondisinya,
saya tetap bahagia dan tidak berharap apa-apa.
Bahkan Saya tidak berharap apa-apa dalam kehidupan ini.
SekehendakNya saja sesuai pengaturanNya yang sempurna.
Karena semua sudah SEMPURNA.
Karena REJEKI BANYAK SEKALI, SAYA BANYAK SEKALI REJEKINYA.
KAU begitu SEMPURNA, dimataku KAU begitu INDAH.
Salam,
MK
Kamis, 20 Februari 2014
KEAJAIBAN PASRAH, TIADA DAYA APAPUN…
BUKAN TESTIMONI, KEAJAIBAN PASRAH PESERTA PELATIHAN
Puji syukur telah selesai acara pelatihan Yogyakarta 28-29 des 2013.Ada peserta yg mengalami perubahan yg ‘gak nalar’ yaitu Bu Ervin dari ngawi. Beliau mengikuti pelatihan di Solo setahun lalu. Anggap saja saat itu mengalami ujian sakit yg kronis, leukimia, lever kronis, sumsum tulang belakang bocor sehingga rembesannya mengganggu ginjal dan usunya berlubang 8 terlihat saat check di RS, serta tulang belakang yg parah sehingga saat pelatihan mesti disangga alat hingga leher agar bisa duduk tegak. Beliau menyimak isi materi saat itu saat penyaji bilang ‘kapan kamu menyerahnya?’. Kapan acungkan tangan dan mengibarkan bendera putih, dan bilang Ya Allah saya nyerah, pasrah.’
Sudah banyak kasus, ketika menyerah dan pasrah total mengalami keajaiban kesembuhan, termasuk penulis sendiri yang mengalami. Tubuh manusia itu ada 2, lahir batin dan satunya lagi tubuh kosmik yg ajaib. Tatkala menyerah total, maka tubuh ajaibnya langsung mengambil alih. Tubuh yg tiada derita, sehat, kuat, cerdas, ajaib, menyembuhkan dsbgnya….
Saat latihan, ternyata beliau bener bener menerapkan makna pasrah, dan
mengalami perubahan bs duduk tanpa disangga dan sakitnya mulai mereda.
Sejak saat itu beliau pasrah total, sama sekali tdk lagi berobat apapun
bahkan minum obat apapun. Hingga semua orang menyangka beliau putus asa,
bayangkan sdh 3 tahun tiap pagi dibopong oleh suaminya utk berjemur,
kemana mana dibopong suami karena sakitnya yang kronis.
Saking pasrah totalnya, semua sisi manusianya pun lenyap, contoh beliau
sangat penakut. Suatu malam sang suami keluar rumah dan listrik mati.
Suami langsung ngebut ke rumah khawatir ada apa apa dengan istrinya,
ternyata beliau kok berubah, nyaman dg situasi gelap yg sangat
ditakutinya. Akhirnya mereka tiduur dlm gelap, dan tatkala suaminya
terbangun, kaget sekali krn istrinya gak ada di pembaringan. Dicarinya
istrinya, lho sedang sholat. Kok dia bisa bangun tanpa dibopong dan bisa
sholat? Sang suami paham selama ini istrinya sudah tawar, bahkan sudah
siap apabila meninggal saat itu dan semua sudah dipasrahkan kpd Gusti
Raja Manusia, termasuk anak-anaknya masih kecil, hingga semua emosi,
ketakutan, trauma, stress pun seperti sirna. Dia sudah damai tawar.
Itulah ciri-ciri si tubuh kosmik aktif.
Ajaib, beliau sembuh drastis, dan ketika dicek ke RS, semua organ ginjal, liver, usus mengalami kesembuhan gak nalar.
Beliau pun rajin setiap acara mahakosmos selalu datang, hingga acara di Malang dan kini di Yogya.
Dan di yogya inilah, dibuka tuntas bagaimana mengenali dan memunculkan
diri kita yg ajaib, sang kosmik, ruhiyah, sejatinya. Untuk mengarungi
kehidupan fana ini dengan berkah selamat, melimpah nikmat sesuai fitrah.
Siapapun kita bisa menemukan solusi atas segala ujiannya seberat apapun,
asal sudah mampu mengacungkan tangan. Ya Allah saya meenyerah.
Kalau kamu sudah kepepet, silahkan bergabung.
Sungguh
kekuatan pikiran itu luarbiasa, demikian juga dengan kekuatan jiwa
(soul power) itu menggerakan energi semesta (metafisika), juga kekuatan
tubuh. Namun bila ketiganya dipasrahkan total, tiada daya, maka ada
kekuatan tiada batas dibalik semua ini yang akan mengambil alih. Tentu
sudah lagi melemahkan sisi manusia lahir batinnya yang penuh ego, merasa
bisa mampu menyembuhkan, merasa bisa mengatur sendiri, merasa berkuasa
atas segalanya, meruntuhkan seluruh ego dilepas satu persatu, pasrahkan
kepada kekuatan tiada batas, mikrokosmik-makrokosmik-mahakosmik. Dialah
Sang Esa, Sang Tunggal yang punya skenario di jagat semesta ini. Hidup
akan membahagiakan, selamat, berkah kembali ke fitrah semula tatkala
menjalani hidup memahami mauNya DIA, dan memahami hukum semestaNya, ilmu
kehidupan.
Dan mesti diingat, kalau ikutan acara mahakosmos, jangan duduk dekat penyaji karena bakal jadi guyonan ketoprak humor si kartolo bejo ini atau bahan praktek. Namun kalau ngeh justru sedang dikupas kasusnya.
KEAJAIBAN: THE POWER OF NOW
Sahabat yang tercerahkan,
Saya yakin dan mendoakan dengan gembira dan syukur, bila semua pembacanya mulai hari ini dan seterusnya ikhlas berkemauan kuat untuk menyongsong rejeki yang lancaaaaaaar baik dari sesama manusia, juga melalui hewan, tanaman, tanah, bumi, batu, air, api, angin, cuaca, dan apapun di langit dan bumi.
Ada sahabat bisa jadi ada orangnya di group ini, kita belajar “memaknai kehidupan”.
Yang satu kesannya gak punya impian, gak pernah ngomongin yang belum
terjadi bahkan 1 jam setelah ini. Dia hanya fokus mensyukuri yang
sekarang, mengerjakan yang di depan mata dengan professional. Semua yang
berdatangan, disambutnya sekarang. Kesannya biasa saja,
Satu lagi, sahabat dengan banyak impian, buku impian, bahkan detail
memaksakan seperti merancang jalan hidup dari waktu ke waktu. Dan
memang sahabat penuh impian ini seperti luarbiasa karena semua yang
diimpikan detail waktunya itu pun terjadi.
Waktu
berlalu, sahabat yang punya impian banyak, dan “memaksakan” alur
kehidupan ternyata sudah punya mobil, rumah, dan sebagainya. Namun dalam
perjalanan waktu, ternyata selalu banyak ujian dan musibah, ada saja
peristiwa musibah yang membuat uangnya terkuras. Akhirnya hutangnya
banyak, rumahpun akhirnya terjual, mobil terjual, kembali naik motor.
Dan pekerjaannya yang penuh impian sudah lepas dari tangannya dan
kembali bekerja dengan pekerjaan barunya sebagai marketing atau apapun
yang tidak memaksakan impian.
Sementara sahabat yang satu lagi, yang hanya berpikir dan mengerjakan
professional di WAKTU SEKARANG, tidak memikir waktu lalu, dan bahkan
waktu mendatang. Berpikir SEKARANG dengan KEYAKINAN “semua kebutuhannya
tercukupi dan berhasil maksudnya”.
Kini setelah 3 tahun, assetnya bertambah, rumah bertambah, kendaraan nambah, pekerjaannya tenang, rumah tangga bahagia seperti berlayar di samudera dengan ombak yang asyik.
Seandainya dirimu paham, rahasia BERPIKIR SEKARANG, TIADA WAKTU LALU DAN MENDATANG. Sesungguhnya dirimu sedang berada di zone tanpa ruang, tanpa waktu, tiada batas. Itulah wilayahNYA. Tempat dimana IMAGE, GAMBARAN KEYAKINAN TERJADI di ruang duniawi.
Saya jadi teringat, ketika jalan-jalan bersama keluarga ke luar kota (Demak), dan pulang dari sana setelah subuh sekitar jam 5.30 pagi. Kita asyik asyik saja menikmati perjalanan, melihat pemandangan, ngobrol sambil nyetir. Betapa kagetnya lho kok sudah sampai Jakarta padahal baru jam 11.30 siang, akhirnya makan di rumah makan seberang Aneka Tambang, Tanjung barat. Sempet nanya sama keluarga, tadi apakah lewat cirebon atau lewat mana, kok sudah sampai disini saja. Waktu yang sangat cepat sekali, padahal sampai sekarang, saya sering ngebut untuk mengejar waktu, ternyata selalu 8 – 9 jam bahkan lebih, kok ya selalu saja ada rintangan di perjalanan.
Tentu kita semua mengalami, bahkan di semua kegiatan di project, mengerjakan tugas, pencapaian target dan sebagainya. Kuncinya jangan mikir waktu. Jangan-jangan kisah rakyat kegagalan seseorang menyelesaikan candi karena tiba-tiba memikirkan waktu yang dibuat oleh lawannya seolah sudah masuk waktu pagi dengan tipuan ayam berkokok. Akhirnya jadi mikirin waktu. Dan gagallah, pencapaiannya.
Sungguh, belajar gak mikir, seolah gak ada waktu, tidak dsadari memasuki ruang tanpa waktu, dan bisa saja terjadi lompatan keajaiban seperti melipat jarak, melipat pencapaian tiba-tiba sampai di tujuan, target kok melampaui jadinya, uangnya kok jadi makin banyak, omzet kok jadi melampaui impian.
Agama mengajarkan bekerjalah, berbuatlah, beribadahlah terbaik seolah hari esok tidak ada, seolah besok ajal menjemput.
Demi
waktu, dan sang waktu adalah Tuhan, Zat Hidup itu sendiri. Dialah yang
berkuasa atas ruang dan waktu, meliputi apapun. Sungguh penderitaan
manusia muncul, ujian semakin beruntun tatkala selalu berpikir masalah
waktu, berpikir waktu-waktu yang telah berlalu. Kegagalannya,
penderitaan masa lalu, selalu mengenang masa lalu…. kenapa sih selalu
jadi kalendar lama? Seorang yang selalu menatap masa lalu,
kegagalannya, penderitaannya, maka kejadiannya selalu saja begitu
terus. Selalu pengulangan kejadian.
Bahkan berpikir hasil dari apa yang dikerjakan, berpikir merekayasa masa depan. Walaupun impian itu terjadi, karena DIA Maha Pengabul namun perjalanan hidupnya selalu saja ada ombak besar. Ketika telah merencanakan di waktu mendatang dengan detail, dan dikabulkan. Maka terjadilah kejadiannya, karirnya melesat, semua impian tercapai, bahkan waktunya pun sesuai. Luarbiasa. Setelah direnungi, kenapa semua impian sesuai jadwal waktu itu terjadi, namun penderitaannya makin bertambah banyak. Karirnya cemerlan, harta didapat sesuai waktu yang telah digambarkan, namun dia kena penyakit parah yang sangat fatal, parkinson, stroke, dan sebagainya. Daftar impiannya tercapai, namun hutangnya lebih banyak dari asset harta impiannya.
Belajarlah BERPIKIRLAH SEKARANG, seolah tiada waktu, tiada masa lalu bahkan sejam lalu, tiada waktu ke depan, bahkan sejam sekalipun. Tataplah Tuhan, sang waktu itu sendiri, tiada ruang dan waktu. Bekerjalah terbaik, berpikirlah terbaik, berkeyakinanlah yang terbaik dengan penuh “syukur” atas semua harapannya dan gak perlu memaksakan waktu. Biarlah Sang Waktu merangkainya dengan kekuasaanNya dan pengaturan terbaik. Maka masa depan di ruang duniawi akan terjadi sesuai keyakinannya tersebut.
Namanya manusia yang juga ada hawa nafsu keinginan, dan maunya selalu menghayal berpikir ke belakang, dan juga memikirkan hasil dari pergerakkannya di masa mendatang. Segera leburkan keinginan itu, perbanyak intropeksi minta ampun karena telah keluar dari Sang waktu. Dan terus fokus dengan “SEKARANG”, lihatlah sekelilingmu, kerjakan sebaik-baiknya apa yang bisa dikerjakan SEKARANG dengan membawa keyakinan atas semua harapan.
Dalam suatu atraksi di Pelatihan Mahakosmos, ketika seseorang fokus akan keinginannya agar orang yang dituju itu menghampirinya. Ternyata tidak terjadi apa-apa. Namun tatkala, memasrahkan kepada Sang Waktu, Tuhan, dan langsung berpikir SEKARANG yang disenangi dan menggembirakan. Orang yang dituju tiba-tiba seperti tergerak menghampiri dengan sendirinya.
Salam,
mas kris
mbejo, deso, kartolo….gak usah banyak mikir hasil, apalagi mikirin waktu. Asyik aja mas bro.
KEAJAIBAN PRAKTEK IKHAS…..GAK PAKE KONFRONTASI HATI
http://mahakosmos.com/keajaiban-praktek-ikhas-gak-pake-konfrontasi-hati.php
Salamku untuk seluruh saudara-saudaraku yang menempati badan manusia
maupun yang bertugas di semesta, untuk membimbing bimbing jiwa dan
pemikirannya untuk saling membaikkan semesta ini. Damai di bumi ini.
Berkah dan selamat.
Kisah begitu banyak orang, salah satunya peserta dari acara guyub di
Bintaro 15 September 2013 adalah beliau tidak sengaja bisa diterima
bekerja di Bank Indonesia, padahal disuruh-suruh orangtuanya gak pernah
mau. Jadi niatnya terpaksa sekedar mengikuti perintah orangtuanya saja,
asli gak mind blass, gak kepikiran untuk kerja disana. Lha, malah
diterima. Demikian juga gak mind blass, gakkepikiran untuk naik
pangkat, lha malah sering dipromosikan. Dan ketika mulai MAIN PIKIRAN
dan EGO JIWANYA untuk dikarir puncak, justru yang terjadi adalah
penderitaan, dijegal, dijatuhkan oleh orang-orang terdekatnya.
Silahkan dirimu renungkan, sesuatu yang tak disangka-sangka datang,
rejeki yang berkah, adalah selalu gak kepikiran sama sekali. Namun
ketika mulai terpikirkan, seakan sulit sekali meraihnya. Bila harus
meraihnya pun DIPAKSAKAN (force), dapet tapi berdarah-darah dan ujungnya
penderitaan.
Sungguh ketika pkiran sudah lepas, gak kepikiran, justru DIRIMU sendiri yang ber-POWER, lompatan quantum akan bekerja.
Semakin dirimu fokus dengan hasil output, maka yang ada adalah
KEKECEWAAN karena hasilnya seringkali tidak sesuai, bahkan gagal sama
sekali.
Dalam bahasa saya, ketika dirimu fokus dengan hasil, maka sepanjang hari yang ada hanya khayalan tanpa pergerakan.
Lupakan hasilnya, gak perlu memaksakan takdir harus dapet a, b, c, d, e, f, bla..bla..blaa.
Fokus kepada IMAGE+VIBRASI+ATTENTION “memperbesar wadah”. Ingat rejeki
datang sendiri, ini sudah mekanisme semesta. Dia datang sendiri
menempati wadahnya. Kalau wadahmu kecil, ya alirannya kecil. Percuma
bergerak siang malam, kaki di kepala, dan kebalikannya, ya datangnya
sesuai wadah.
Perbesar wadahmu, fokus impian dengan memperbesar wadah.
Misalnya, seorang marketing yang berharap uang banyak, bisa beli mobil, rumah, lupakan impian itu.
Ganti impianmu dengan FOKUS MEMPERBESAR WADAH, yaitu buat gambaran BAHWA DIRIMU SUDAH PUNYA BANYAK PELANGGAN.
Gambarkan melampaui sekarang, dirimu sudah punya banyak pelanggan.
Karena demikian, gambarkan dirimu semakin sibuk, datang ke kantor jauh
lebih pagi, merencanakan untuk “maintain” pelanggan dengan byphone, atau
email dan sebagainya. Perbanyak kontak dan pertemuan dengan calon
pelanggan yang dulu bisa jadi cuma 3 orang, kini tambah 20 orang
minimum. Lha, kamu kan sudah BANYAK PELANGGAN. Pulang pun jadi semakin
malam, untuk memperbanyak hubungan. Gambarkan detail aktivitas harian.
Bahkan gambarkan juga karena DIIRMU SUDAH KAYA, BANYAK PELANGGAN,
maka banyak menanggung orang, dan memberi santunan setiap periode.
Kunci gambaranmu dengan keyword, entah dengan cara spiritual adalah wirid atau apapun.
Lakukan semua aktivitas gambaran tadi mulai SEKARANG berikut memberi
santunan tadi…kamu kan sudah banyak pelangggan, dan tetap fokus dengan
IMAGE tersebut selama berhari-hari, sebaiknya 30-40 hari. Hingga
membentuk kepribadian, sosok kloningan dirimu.
Sosok kepribadian itulah yang menjadikan KEBIASAAN pergerakan serta
getaran VIBRASI memancar dari sosok tadi, law of attraction.
Sosok kepribadian ini, di mata mereka yang “tajam”, atau anak indigo
adalah melihat penampakan. Namun dalam psikologi ala mahakosmos ini
adaah pembentukan kepribadian ganda yang terjadi karena fokus pemikiran,
image terus menerus selama sebulan. Makanya nenek moyang kita
mengajarkan ‘TIRAKATAN” atas gambaran tadi, selama 40 hari.
Bayangkan, kalau pemikiran dan gambaran negatif, lalu dipraktekkan
dijaankan semua gambaran tadi selama sebulan, maka dirimu seperti
membelah ganda kepribadian, ada sosok yang “menyeramkan” sesuai perilaku
negatif tadi.
Namun bila pemikiran dan gambaran positif lalu dipraktekkan hingga
sebuan lebih, maka dirimu membelah ganda kepribadian menjadi sosok yang
alim, sholeh, bersurban, baik sekali.
Dan sosok tadi seperti memecah banyak, dan seperti hukum LOA, menarik mempengaruhi sekitarnya dan siapapun yang dituju.
Itulah kenapa semua agama selalu mengajarkan kebaikan, dalam bahasa
sekarang MARI BERPIKIR, BER-IMAGE, DAN PERILAKU POSITIF terus menerus
hingga membentuk kepribadian sosok yang dalam bahasa supranatural
namanya KHODAM. Seyeeem banget namanya. Cuma nama saja.
Bentuklah pemikiranmu yang baik, hingga kepribadian seperti malaikat.
Pribadi sukses, welas asih, terus bertumbuh, membaikkan, memberi rejeki, menolong, dan sebagainya jutaan kepribadian baik.
Maka demikianlah kehidupanmu seperti itu adanya.
Sahabat yang tercerahkan,
Dari cerita keajaiban sehari-hari, rejeki datang sendiri gak kepikiran,
gak diinginkan. Kenapa tidak dijadikan KEBIASAAN. Sehingga dirimu
selalu terperangah, wow…wow..wow dengan misteri kehidupan yang
menakjubkan.
Biarkan lompatan quantum itu terjadi, tatkala gak kepikiran dengan
hasilnya sama sekali. Tidak memikirkan sama sekali apapun hasinya,
situasinya, menerima adanya, inilah yang dinamakan ikhlas. Gak perlu
diucapkan sambil curhat sama temennya pake nangis segala. “saya sudah
ikhlas…..suamiku gak kasih nafkah materi…..saya
ikhlas….ikhlas…..(huaaaaaaaa……..)”
Sekali lagi belajarlah TIDAK MEMIKIRKAN HASILNYA, LUPAKAN, LUPAKAN, DENGAN CARA FOKUS KEPADA SENANG DENGAN PERGERAKAN.
Sahabat, penyebab semua gangguan medis jasmani maupun sakit pemikiran adalah karena kebiasaan BERHARAP, BANYAK KEINGINAN.
Contoh:
Seorang tenaga ahli membantu owner perusahaan untuk membangun
perusahaannya. Biasalah, owner dengan jurus mautnya memberikan HARAPAN
setinggi-tingginya, kelak akan dapat a, b, c, d, bla..bla..bla. angin
surga.
Maka bekerjalah si tenaga ahli i ni, dan ternyata harapan-harapan yang
SUDAH TERPROGRAM DI bawah sadar, hingga sel -sel tubuh, dan jiwanya itu
tidak sesuai.
Apa yang terjadi? Mulai terganggu kinerja selnya, kejiwaannya, pemikirannya.
Silahkan dicoba saja, dirimu janjian sama temanmu nanti malam, ketemu
di tempat A, jam sekian. Ternyata temenmu telat sejam. Kamu sih,
cuma cengengesan kelaparan karena jamnya makan. Sambil bilang,
ikhas..ikhas..ikhlas.
Coba amati badanmu, pasti rasanya gak enak, dan akhirnya jadi puyeng, malamnya kurang nyaman tidur.
Kenapa? Karena sudah memprogram jam sekian ketemu dan terekam kuat di
sekujur badan ini. Dan ternyata meleset, maka tubuhpun protes. Inilah
awal gangguan kesehatan dan semakin menumpuk seiring harapan dan
keinginan tidak tercapai.
BERAPA BANYAK HARAPANMU SETIAP HARI dengan PASANGAN, ANAK, RUMAH TANGGA, KANTOR, TEMAN, DAN APAPUN.
Inilah penyebab utama semua penyakit kronis, hingga akhirnya stroke ringan hingga berat.
Sungguh luarbiasa, amalan agama yang memerintahkan untuk selalu intropeksi, bahkan dinyatakan do’a terbaik adalah minta ampun.
Ya minta ampunlah atas kebiasaan selalu banyak keinginan akan hasilnya,
selalu banyak harapan atau pamrih atas kehidupan ini. Gambarkan semua
satu persatu yang telah direkam setiap hari sejak masih anak-anak.
Alamak, milyaran rupanya, ini yang bikin penyakit dan gangguan
kesehatan.
Dan bahkan menjadi biang keladi terhadap pencapaian.
Tafakurlah, meditasilah mengosongkan semua nafsu keinginan akan
hasil, pamrih, harapan atas apapun selama ini. Lakukan setiap selesai
ibadah, tambah lagi saat malam hari. Kosongkan dirimu.
Belajarlah bekerja dimanapun, beraktivtas, berinteraksi dengan
sebaiknya. Fokus kepada prosesnya saja. Apapun hasilnya, janjinya,
ataupun harapan atas aktivitas, interaksi tadi, lupakan, abaikan, masa
bodoh, gak mind blasss. Itu urusan Tuhan.
Hidup adalah keinginan Tuhan Sang Maha Welas Asih yang hidup menghidupi badanmu sendiri dan apapun disekitarmu.
Biarkan skenario itu berjalan adanya, kekuatan maha daya mengatur
samudera kehidupan. DIA lebih tahu yang terbaik buat kita semua.
Hukum harmonisasi, keseimbanganNya.
Lakukan mulai sekarang, praktekkan. Dan dirimu akan menemui hal-hal
menakjubkan diluar jangkauan pemikiran bahkan daya mind and soul.
Bahkan yang sakit pun membaik dengan sendirinya. Semua sehat dengan
sendirinya.
Karena demikianlah asal kita, dari surga, skenario surga, melimpah,
sehat, berkah, selamat, seperti itu adanya. Biarkan itu kembali menemui
diri kita semua.
Salamku,
mas kris
Rumah Motivasi-Konseling-Terapi
085715244100
Buka setiap Rabu-Kamis di Jakarta
Kamis, 06 Desember 2012
MURSYID TQN PP SURYALAYA MASIH TETAP SYEIKH AHMAD SHOHIBUL WAFA TAJUL ARIFIN RA. Jumat, 30 November 20120 komentar
MURSYID TQN PP SURYALAYA MASIH TETAP SYEIKH AHMAD SHOHIBUL WAFA TAJUL ARIFIN RA.
Jumat, 30 November 20120 komentar
Banyak pertanyaan mengenai mursyid penerus TQN PP.Suryalaya. Bahkan beberapa pihak ada yang sudah tidak sabar untuk memberikan suatu pendapat dari dalil-dalil yang kurang dapat dipertanggungjawabkan mengenai hal ini.
Mengenai fenomena yang belaku saat ini Pondok Pesantren Suryalaya sebagai wadah dari TQN Suryalaya sudah menjawabnya dengan surat edaran Nomor: 045.PPS.VII.2012.
TQN PP.Suryalaya sudah memiliki sistem manajemen yang berlangsung dengan baik saat ini. Sistem manajemen tarekat yang tentunya memiliki beberapa karekteristik dan perbedaan satu sama lain di dunia ini. Di dunia Tarekat seorang Mursyid memiliki otoritas sendiri dalam mengubah/menambah sistem atau amaliyah yang akan diberlakukan di tarekat yang dipimpinnya.
Syeikh Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin ra. (Pangersa Abah Anom) selaku mursyid TQN PP.Suryalaya sudah mengangkat lebih dari 60 orang para wakil talqin, mendirikan Yayasan Serba Bakti PP.Suryalaya dan sudah pula mengangkat pengemban amanah dalam kelangsungan syiar dan bimbingan TQN PP.Suryalaya. Lembaga-lembaga pendidikan pun sudah dibentuk sampai tingkat Sekolah Tinggi/Universitas.
Tugas ikhwan wal akhwat TQN PP.Suryalaya saat ini adalah meningkatkan amaliyah serta menjalankan amanah yang sudah diberikan Pangersa Abah khususnya pula TANBIH TQN PP.Suryalaya. Tetaplah menjaga persatuan dan berpatokan kepada info dari PP.Suryalaya pusat sebagai wadah dari TQN PP.Suryalaya.
Berikut kami sampaikan surat edaran Nomor: 045.PPS.VII.2012 :
-TENTANG
HIMBAUAN DAN AJAKAN-
Bismillahirrahmaanirrahiim
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Dalam suasana bulan suci Ramadhan 1433 H dan menjelang Idul Fitri 1 Syawal 1433 H, kami Pengemban Amanah Sesepuh Pondok Pesantren Suryalaya dan segenap Keluarga Syaikh KH. A. Shohibulwafa Tajul Arifin ra. mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa semoga kita semua senantiasa dalam ampunan Allah swt. Serta menjelang Idul Fitri 1 Syawal 1433 H Pengemban Amanah Sesepuh Pondok Pesantren Suryalaya dan segenap Keluarga Syaikh KH. A. Shohibulwafa Tajul Arifin ra. mengucapkan “Minal ‘Aidin Walfaizin” mohon maaf lahir dan batin.
Menyikapi situasi yang berkembang dikalangan ikhwan/akhwat TQN Pondok Pesantren Suryalaya yang berkaitan dengan fenomena/issue tentang Mursyid sepeninggal Pangersa Abah Anom maka dengan ini kami permaklumkan dengan hormat kepada seluruh Wakil Talqin TQN Pondok Pesantren Suryalaya, Pengurus Yayasan Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya (Korwil, Perwakilan dan Pembantu Perwakilan) dan seluruh Ikhwan/Akhwat TQN Pondok Pesantren Suryalaya, bahwa :
1. Pengemban Amanah Sesepuh Pondok Pesantren Suryalaya dan Keluarga Besar Pondok Pesantren Suryalaya secara tegas tidak mengakui pengakuan seseorang sebagai MURSYID Tareqat Qodiriyah Naqsyabandiyah Pondok Pesantren Suryalaya sepeninggal Pangersa Abah Anom karena sepanjang yang kami ketahui dari telaah dokumen ( Amanat, Maklumat Pangersa Abah Anom selaku Mursyid Tareqat Qodiriyah Naqsyabandiyah Pondok Pesantren Suryalaya ) sampai saat ini tidak ditemukan adanya bukti-bukti otentik adanya pelimpahan kemursyidan dari beliau kepada siapapun dan tidak ada penambahan Wakil Talqin baru sepeninggal beliau.
2. Selanjutnya apabila ada pengakuan sepihak dari seseorang yang mengaku sebagai Mursyid Tareqat Qodiriyah Naqsyabandiyah Pondok Pesantren Suryalaya sepeninggal Pangersa Abah Anom selaku Mursyid Tareqat Qodiriyah Naqsyabandiyah Pondok Pesantren Suryalaya maka kami Pengemban Amanah Sesepuh Pondok Pesantren Suryalaya dan Keluarga Besar Pondok Pesantren Suryalaya tidak turut campur pada urusan tersebut dan segala akibat yang timbul karenanya menjadi tanggungjawab yang bersangkutan. Sepeninggal Pangersa Abah Anom Selaku Mursyid Tareqat Qodiriyah Naqsyabandiyah Pondok Pesantren Suryalaya amaliah Tareqat Qodiriyah Naqsyabandiyah Pondok Pesantren Suryalaya yang selama ini kita amalkan, masih tetap berkembang di masyarakat tetap berjalan dan tidak terdapat perubahan artinya masih tetap sejalan dengan TANBIH wasiat Pangersa Guru Almarhum Syaikh H. Abdullah Mubarok bin Nur Muhammad ra., Uqudul Jumaan, Mifathus Sudur, serta Maklumat dan Amanat Sesepuh Pondok Pesantren Suryalaya Syaikh H. Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin ra.
Ikhwan/akhwat Tareqat Qodiriyah Naqsyabandiyah Pondok Pesantren Suryalaya masih terus berkembang terbukti dengan masih banyaknya para tamu yang datang ke Pondok Pesantren Suryalaya meminta Talqin dzikir dan mengamalkan amaliah Tareqat Qodiriyah Naqsyabandiyah Pondok Pesantren Suryalaya, terutama dalam waktu Pengajian Manaqiban tiap tanggal 11 Hijriyah.
3.Bagi daerah–daerah yang Wakil Talqinnya atau Pembina di daerahnya telah meninggal dunia, Pembinaan kepada Ikhwan/akhwat masih tetap berjalan oleh Para Pembina, Pengurus Yayasan, Sesepuh Manaqib dan Khataman, Mubaligh/Mubalighah dari daerah lain yang terjangkau. Oleh karena itu para ikhwan/akhwat Tareqat Qodiriyah Naqsyabandiyah Pondok Pesantren Suryalaya hendaklah senantiasa tetap tenang, istiqomah melaksanakan amaliah Tareqat Qodiriyah Naqsyabandiyah Pondok Pesantren Suryalaya baik harian, mingguan, bulanan bahkan tahunan. Apabila terjadi penyimpangan sepeninggal Pangersa Abah Anom maka Abah tidak bertanggung jawab. sebagaimana ditegaskan dalam Maklumat Pangersa Abah Nomor : 03.PPS.V.2002 butir 5 yang berbunyi “ Agar tetap menjaga diri tidak berbuat yang bertentangan dengan petunjuk, pedoman, bimbingan dan pengajaran yang telah ditetapkan dalam amalan TQN Pondok Pesantren Suryalaya, baik dilakukan secara sendiri-sendiri maupun secara organisasi, bagi mereka yang melakukan penyimpangan atau perekayasaan terhadapnya maka Abah tidak ikut bertanggungjawab dan segala akibat yang ditimbulkan karenanya menjadi tanggungjawab orang yang bersangkutan”
4. Demikian himbauan ini kami sampaikan, semoga dapat diindahkan sebagaimana mestinya.
Selanjutnya kita berdo’a semoga kita senantiasa dapat melaksanakan amaliah Tareqat Qodiriyah Naqsyabandiyah Pondok Pesantren Suryalaya secara istiqomah, semoga kita diakui menjadi muridnya dan mendapat limpahan barokah dari Almukarom Pangersa Abah Anom serta Almukarom Pangersa Abah Sepuh serta karomah dari Tuan Syaikh Abdul Qodir Al-Jaelani qs. serta Syafa’at dari junjungan kita Nabiyullah Muhammad Saw.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Suryalaya, 14 Ramadhan 1433 H
3 Agustus 2012 M
Pengemban Amanah
Sesepuh Pondok Pesantren Suryalaya
K.H. Zaenal Abidin Anwar.
MAKLUMAT: Mengenai Futuh Robbani/Miftahul Ghaib Minggu, 06 Mei 20120 komentar MAKLUMAT NO.123.PPS.VI.1996
MAKLUMAT: Mengenai Futuh Robbani/Miftahul Ghaib
Minggu, 06 Mei 20120 komentar
MAKLUMAT NO.123.PPS.VI.1996
Bismilllahiraahmanirrohiim
Salah satu untuk mencapai ridho Allah, adalah dengan amaliyah Thorekat Qodiriyah Naqsabandiyah.
Dalam Pengamalan TQN, disamping diperlukan ketelitian, juga kesungguhan, sehingga dalam menyerap dan melaksanakan amaliyahnya sesuai dengan aturan dan tuntunan yang berlaku (dalam Kitabullah, Sunnah Rasul,Ijma Ulama dan Qiyas).
Bagi para pengamal TQN terkadang ada di antara mereka yang memperoleh Futuh Robbani/Miftahul Ghaib, hal ini sebagaimana Firman Alloh dalam Al-Quran Surat: Al-Jin Ayat 26-27 :
"(Dia adalah Tuhan) mengetahui yang Ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan seorang pun tentang yang Ghaib itu, kecuali kepada Rasul yang di ridhoi-Nya".
Dalam adab TQN, apabila murid/pengamal TQN, mendapatkan Miftahul Ghaib ini, harus hati2 dan tidak diperbolehkan untuk membuka rahasia kegaibannya kepada orang lain.
Sabda Nabi dalam hadistnya :
Dari 'Aisyah r.a. sesunggguhnya ia mendengar Rasululloh bersabda :
Sesungguhnya Malaikat turun ke langit mengingatkan beberapa hal, maka syetan mendengarkannya, dengan bermacam-macam pendengaran dan disampaikan kepada Kahin. Kemudian berdustalah mereka dengan seratus pendustaan/kebohongan dari dirinya sendiri.
Dalam hal Miftahul Ghaib, Sulton Aulia berkata :
Apabila menceritakan Karomah/Miftahul Ghaib, itu merupakan haidnya laki-laki.
Pendapat Ulama Tasawwuf :
Bahwa Miftahul Ghaib ialah :
(Membawa atau condong kepada kebaikan)
(Menjinakkan yang liar).
Karena menceritakan Miftahul Ghaib, merupakan sikap yang tidak baik/dilarang, Juga merupakan godaan bagi diri kita.
Maka kepada seluruh ikhwan TQN PP.Suryalaya (Wakil Talqin, Mubaligh, dan ikhwan yang sedang belajar mengamalkan TQN).
ABAH MENGHARAP, HENDAKNYA HARUS MENJAGA DIRI DAN BERHATI-HATI AGAR KITA SENANTIASA TETAP TETAP DALAM LINDUNGAN DAN RIDHO ALLAH SWT.
Suryalaya, 24 Juni 1996
Sesepuh PP Suryalaya,
KH.A.SHOHIBUL WAFA TAJUL ARIFIN
Siapakah Mursyid TQN Suryalaya, Sekarang?
Assalammu'alaikum wr wb
Meninggalnya guru Agung Ikhwan TQN Suryalaya, menyisakan berbagai pertanyaan siapakah Pengganti Beliau..ijinkan Penulis menyampaikan pendapat semoga Alloh SWT memberikan kebaikan;
1. Kemursyidan TQN Suryalaya jangan kita pikirkan sebagai suatu perpecahan, serahkanlah sesuatu pada ahlinya, Kita yakin Di Suryalaya banyak pakar bahkan para wakil talqin yang memahami masalah ini
2. Pengakuan pihak2 lain tentang kemursyidan adalah tanggung jawab masing2 pihak, dan tentunya harus bernilai Ibadah
3. Tetap bersatu menghadapi perubahan2 ini..karena kemursyidan adalah ibarat hal yang tidak perlu diperebutkan..karena menjadi seorang mursid ga gampang dan harus siap ga enak
4. Para ikhwan marilah tetap mengikuti keputusan dari Pusat Ponpes Suryalaya, dengan tetap mengamalkan ajaran Nabi dan Alqur'an sebagaimana amalan dzikir yang diajarkan guru "Abah Anom " di uqudul Jum'an
5. Pihak2 yang mengakui menjadi mursyid sebenarnya harus memakai merek lain, jangan sangkut pautkan dengan Suryalaya karena hal tersebut lumrah dalam perguruan tarekat...jangan malah kita saling mengklaim.Apapun kita adalah produk guru ibadah kita Syekh Ahmad shohibul wafa Tajul Arifin
6. Kebenaran tidak bisa dibohongi tetaplah melangkah dan bersatu selama kita merasa jadi murid TQN SURYALAYA (kalau TQN nama lain tapi memisah, saya yakin itu diluar Suryalaya), tetap pesan Tanbih dijunjung tinggi dan saling menghormati
Jadi tetaplah kita amalkan UQUDUL Jum'an..dan amalan syekh Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin tetap diamalkan sesuai petunjuk dan jangan ditambahi..Tetap hormat pada sesepuh, Keluarga Abah, Para wakil Talqin , dan sesama ikhwan terutama sesama muslim dan Negara Kita..
Siapa Mursyid TQN sekarang?
Sebagai murid ikuti ajaran guru..tetap percayakan pada ahlinya dan kita yakin Di Pesantren Suryalaya lebih Paham..Jadi Jangan ikut Bingung..Tetaplah Ibadah dan Membangun Negara jangan tercerai Berai...
Wassallam