Senin, 24 Februari 2014
Jumat, 21 Februari 2014
Membuka Pintu Rejeki Dengan Pola Pikir
Bukan kebetulan ada orang yang sukses, mudah rejekinya, mudah karirnya. Bukan kebetulan ada pola kehidupan seseorang meraih sukses namun perlu jatuh bangun dulu. Namun ada juga yang tanpa kesulitan dapat meraih yang diinginkan.
Semua bukan kebetulan...apa rahasianya?
Kalau jawabannya yah Tuhan sudah mengatur demikian.....selesai sudah, gak ada pembelajaran. Sesungguhnya semua ada rahasianya karena semua terjadi tidak kebetulan.
Banyak keluarga berada yang hidupnya sangat higienis selalu menggunakan antiseptic agar selalu sehat, dan sudah menghamburkan uang maintenance kesehatan. Nyatanya justru dari golongan ini banyak sekali yang kena penyakit kambuhan. Kadang saya ledek mereka, itu tuh sahabat saya yang cuma mengais rejeki dari sampah, bahkan kerjaannya memegang kotoran binatang dan memakan tanpa antiseptic, nyatanya sehat-sehat saja. Jarang sakit. Paling penyakitnya cuma sebentaran doang, Kenapa?
Banyak yang sering curhat, kenapa saya diumur setua ini kalau ingin meraih sesuatu atau keberhasilan, selalu saja jatuh bangun gabruk gabrukan dulu baru deh berhasil. Dan ini terjadi sejak kecil. Kenapa? Padahal banyak juga tuh yang mudah-mudah saja sejak kecil, apa yang diinginkan selalu tercapai dengan mudah dan beruntung.
Juga banyak sekali yang selalu gagal memegang bisnis, organisasi, jabatan. Baru dikelola sebentar sudah mandek. Sementara banyak juga yang mulus mulus saja bin lancar hingga berkembang pesat.
Banyak sekali yang sejak kecil selalu stress, pusing meyuyu akhirnya jadi sakit-sakitan. Padahal banyak juga yang sejak kecil sehat sehat saja dan terus sehat hingga hari tua.
Banyak sekali yang kesulitan jodoh, padahal sudah dandan habis-habisan blass pake gaya serabutan alias apa aja dilakoni (kayak saya dulu). Padahal wajah lumayan, kantong lumayan, cenderung keren, namun kok susah jodohnya. Namun ada juga yang mudah-mudah saja walau wajah ya pas buat dilihat. Nyengir sedikit sudah ada yang menghampiri. Kenapa kok bisa begitu ya? Padahal konon Tuhan sudah menjadikan semua berpasangan. Namun nyatanya banyak yang jomblo ajah.
Banyak yang pake kerja keras sampai malam baru dapat rejeki untuk dapurnya. Sementara banyak yang cuma kerja bentaran ajah sambil nyengir, itu rejeki mengalir kayak air sungai bengawan solo pas lagi musim hujan. Meluap kemana-mana. Kenapa?
Sahabat,
Tuhan Maha Mengabulkan (dalam istilah agama saya DIA memiliki sifat YA MUJIB (maha pengabul))
Dan DIA ada dalam sangkaan hambanya juga ada dalam niat hambanya. Bahasa kerennya sih, MINDSET alias pola pikir.
Pola pikir inilah ibarat jahitan konveksi harus ada polanya. Apapun polanya, maka siapapun tukang jahit pasti bikin baju/celana tersebut akan sama sesuai pola. Dan sampai kapanpun hasil jahitan ya begitu begitu saja, sesuai polanya.
Sama saja seperti rekaman kaset, kalau pola rekamannya dangdut meyuyu, yah pas pagi buta disetel lagi...pasti lagunya dangdut. Kalo pola rekamannya lagu mendayu-dayu, ya sampai kapanpun lagunya ya itu itu ajah. Gak pernah berubah.
Pola pikir (mindset) alias sangkaan / niat yang didalamnya ada TUHAN sedang bekerja, seringkali TIDAK PERNAH DISADARI terlontar atau tercipta.
Contoh:
Maunya diet, akhirnya habis-habisan deh makan ditakar, plus "TRIT MIL". Namun kok ya badannya malah gelembung kayak ikan mas koki yang buntek belendung. Kenapa bisa begitu sahabat, karena ketika melakoni perilaku tersebut....pola pikirnya selalu takut kegemukan. Melakukan itu semua karena takut glembor-glembor badannya. Maka rekaman otak-pikiran-hati akan merekam "GEMUK dan GLEMBOR-GLEMBOR"
Itu juga yang terjadi sama orang banyak makan, selalu teratur agar tidak kurus...yah setidaknya gak kayak papan penggilasan buat nyuci. Nyatanya makan sebakul, badannya kerempeng meyuyu. Kenapa? Karena pola pikirnya sambil ngabisin ransum dapur, otaknya berpola TAKUT KURUS. So, rekamannya jadi KURUS beneran.
Demikian juga karena sejak kecil orangtuanya selalu memotivasi agar kerja keras hingga larut supaya dapat rejeki. Ya bagus, jadilah anak tersebut berkembang jadi pekerja keras bahkan hingga larut malam, sampai "dicengirin" sama rembulan dan dapatlah rejeki. Namun lucunya, kalo gak kerja keras, maka rejeki gak datang. Kenapa?
Karena pola sangkaan yang tercipta adalah: DAPAT REJEKI KALAU KERJA KERAS SAMPAI MALAM. Jadi kalau kerjanya cuma sampai siang, ya gak dapat rejeki.
Sama seperti kebiasaan pola sangkaan: "Pagi-pagi harus bergerak, agar dapat rejek..." Maka kalau dia kesiangan, maka kecenderungan rejeki gak datang. Kenapa? Karena settingan programnya adalah DAPAT REJEKI KALAU BERGERAK DI PAGI HARI. Banyak yang kesiangan, cuman cengar cengir, dapat rejeki tuh.....
Pola pikir sangkaan inilah yang menjadi kebiasaan terekam kuat dalam otak (hardware), pikiran (software) hingga hati batin (tersembunyi) dan menjadi KARAKTER.
Jadilah semuanya seperti KARAKTER PSIKOSOMATIK, karakter berulang selalu terjadi...dan terus begitu saja kisah kejadiannya. Karena polanya demikian.
Pernah ada seseorang penjual hebat sehingga dari hasil kantoran tersebut, dia berhasil membangun pabrik sendiri dan keluarlah dari kantornya......untuk berwirausaha dari hasil job disc sebagai seorang sales kantoran. Pas ditanya apa sih rahasianya kok jualannya bisa bagus banget. Tentu jawabannya klise: ya kerja keras dong dengan manajemen.
Namun sesungguhnya saya tahu persis: kerjaannya hanya datang ke kantor sebentar, buat laporan, lalu keluarlah deh tidur-tiduran di mesjid (tafakur) lalu jalan-jalan dan menjemput kontrak bisnis. Happy sekali dan penuh keberuntungan. SMS order bejibun berdatangan tanpa susah payah. Sementara yang lain sudah pake SPEAK ENGLISH dan GAYA TRENDY plus kerja keras hingga larut malam, namun selalu kurang beruntung. Apa rahasianya?
Yaitu karena sangkaan sang sales tersebut yang layaknya programming terekam dalam magnet dirinya (otak-pikiran-hati-badan) hingga semesta alam dan magnet itu bekerja menarik (hukum law of attraction) sesuai rekaman pola sangkaan tersebut. Dia menyangka seperti sebuah wirid tiada henti bahwa rejeki itu mudah berdatangan dari manapun tanpa henti.
Seorang jomblo yang sukses bertahun-tahun dengan jomblonya akhirnya "ngeh" tersadarkan karena setelah tafakur (merenungi) dan tadabur intropeksi, menyadari selama ini selalu menyangkakan jodohnya kayak begini...bentuknya begini, kekayaannya begini....
Bisa jadi karena sangkaannya demikian, maka pasangannya yang sudah digariskan Tuhan untuk ketemu menjadi tidak jadi diketemukan. Karena beda frekuensi, alias gak koneksi. Ibarat proses pengiriman, standard yang mau dikirim ke tujuan adalah spek A, lah gak tahunya penerimanya sudah mengajukan spek lain yang tidak standard. Akhirnya semuanya tertunda menunggu approval dari pusat dulu.
Dan ketika dia banyak minta ampun atas sangkaannya (yang berkehendak sendiri) nyaris setiap saat serta merubah pola sangkaannya bahwa Tuhan sudah melimpahi pasangan hidup yang sesuai untuknya. Maka datanglah pasangan itu tidak tersangkakan dalam suatu perjalanan dan akhirnya cocok lalu menikah.
Jadi semua bukan kebetulan, yang terjadi akibat do'a tidak disadari dari NIAT SEPELE dan SANGKAAN (POLA PIKIR) yang terpatri sejak kecil.....
Sebuah pelajaran AKHLAK POSITIF dari nilai-nilai ajaran agama yang sering DISEPELEKAN.
Bukan kebetulan ada yang hidupnya begitu mudah, rejeki berdatangan tanpa susah payah, kesuksesan, keberuntungan (keberkahan), hingga cerita kebalikannya yang penuh kesedihan, penderitaan, penyakitan, kurang beruntung dan lain-lain.
Orang positif yang sejak kecil diajarkan nilai positif dan menjadi KARAKTER POLA KEHIDUPAN, maka sampai kapanpun hidupnya penuh hal-hal positif, kesuksesan dan keberuntungan.
Namun sebaliknya sejak kecil kurang diajarkan nilai MINDSET, SANGKAAN, POLA PIKIR POSITIF, NIAT BAIK, KHUSNUDZON, dan terciptalah POLA KEHIDUPANNYA menjadi bermasalah.
Namun dunia belum kiamat, karena masih punya nafas khan?
Jadi selagi masih hidup dan bernafas, marilah kita rubah kehidupan ini dengan merubah SANGKAAN MENJADI POSITIF DAN NIAT BAIK.
"Anakku, istriku, suamiku, rumah tanggaku, pekerjaanku yang selalu membawa keberuntungan"
"Hidupku beruntung karena rejeki selalu berdatangan dengan mudah"
"Tuhan selalu melimpahkanku keberuntungan, apa yang kuinginkan selalu ada nyata..."
"Tuhan selalu melimpahkan pelanggan berdatangan tiada kenal waktu..."
"Tuhan memurahkan segala yang kubutuhkan dalam kehidupan ini...."
"Tuhan selalu melimpahkanku keberuntungan jodoh selalu berdatangan sesuai waktunya..."
dan lain-lain
Namun layaknya sebuah pita rekaman, akan berjalan baik bila pita rekaman lama yang berisi sangkaan salah sejak kecil itu dicabut, dikeluarkan. Barulah ditanamkan program sangkaan baru yang kuat terekam dalam otak-pikiran-badan serta di langit dan bumi.
Salam MAHAKOSMOS buat seluruh sahabatku yang memberikanku keberuntungan,
Jaga selalu hatimu
mas kris
"orang biasa saja, namun biasa selalu beruntung...."
Hidup sudah merupakan limpahan keberuntungan tiada hentinya bagi diriku untuk mengenal Sang Pemberi Keberuntungan (keberkahan).
Sumber : http://mahakosmos.com
Terapi Ikhlas ya cuma hidup harmoni dan selaras ajah….
Banyak yang bertanya, bahkan juga alumni praktisi yang mengalami
masalah kehdupan sering melupakan bahwa konsep dasar Terapi Hati Terapi
Ikhlas adalah hidup selaras dengan diri sendiri, sesama, alam sekitar
dan juga kepada sebutan nama Tuhan yang satu. Dalam ajaran agama juga
bisa disebut: Habluminannas dan Habluminallah.
Masalah kehidupan termasuk penyakit didalamnya adalah terjadi karena
ketidakselarasan. Dengan diri sendiri ya itu seringkali kita mengabaikan
keinginan diri sendiri yang datang dari dalam dada (hati / jiwa),
sehingga seringnya memendam perasaan akhirnya jadi mindset yang sangat
kuat namun negatif. Ujung-ujungnya, sepanjang hari datanglah terus
energi negatif yang tersedot tertarik oleh programming tersebut. Juga
bisa menjadikan penyakit stress, depresi, dan traumatik akibat memendam
perasaan terlalu dalam. Parahnya, ya bisa jadi gangguan kejiwaan bila
programming negatifnya sudah terlampau jauh masuk ke hati – alam bawah
sadar terdalam.
Ketidakselarasan dengan diri sendiri sendiri juga bisa terjadi karena
ketidaksesuaian antara omongan, pikiran, dan gerak tubuh. Omongannya
sih oke-oke saja, baik-baik saja terkesan agamais sekali, santun,
accepted style alias nrimo dengan situasi apapun misalnya keputusan
keluarga, kantor, hubungan suami istri dan lain-lain. Namun perasaannya
tidak menerima, so jadilah penyakit karena memendam ketidaksesuaian.
Banyak rumah tangga akhirnya bubar, karena diluarnya manis sekali deh
namun didalam perasaan masing-masing tidak ada keselarasan.
Hubungan kurang selaras, harmoni dengan tetangga, rekan, teman,
relasi juga mengakibatkan tersumbatnya rejeki kehidupan. Saya sering
melihat, ada keluarga tertimpa musibah namun tidak ada tetangga yang
bantu menolong atau datang. Ironisnya yang datang membantu adalah teman
yang baru dikenalnya dari jauh sekali. Juga pernah mencari alamat
seseorang, namun tetangga kiri kanan depan belakang kok ya gak ada yang
kenal. Ya, rejeki yang saya antarkan jadi gak sampai deh.
Banyak sekali yang saya temui seseorang yang lamban sekali terkesan
terhambat untuk naik karirnya. Ternyata banyak diantaranya ya gak
selaras dengan seluruh atasannya. Ketidakselarasan dengan cara berpikir,
konsep, visi misi, juga hobi. Atasannya senang main golf, lha dia
senang main golok. Juga konsep visi misi cara bekerjanya. Ya gak ketemu.
Siapapun ingin sekali memiliki team yang solid yang selaras harmoni
dalam kesamaan cara berpikir, visi misi, dan cara hidup. Inilah yang
seringkali menjadi key decision untuk memilih partner kerja yang cocok
dengan dia.
Ketidakselarasan dengan cara berpikir, cara berkata, perilaku /
perbuatan, sifat, juga menjadi salah satu penyebab permasalahan hidup.
Apapun energi negatif yang dihasilkan oleh kesemua cara hidup tersebut
menimbulkan produksi energi negatif yang bersemayam di rongga-rongga
badannya, darahnya, dan semua anggota tubuhnya. Jadilah menarik apapun
energi yang sama kepada dirinya.
Semua keselarasan antara diri sendiri, sesama, alam sekitar adalah
wujud dari perpaduan energi horizontal yang merambat satu sama lain,
terkoneksi karena hukum koneksitas oleh suatu persamaan. Kesamaan misi,
visi, sifat, karakter, hobbi, pekerjaan, dan apapun akhirnya
mempertemukan siapapun apapun yang memiliki kesamaan untuk berhubungan
satu sama lain mewujudkan niat dan impian masing-masing.
Namun sering terlupakan bahwa energi horizontal akan semakin kuat dan
bahkan akan redup bermasalah, bila tidak menerima energi kuat dari atas
(vertikal). Yaitu energi Sang Pemilik Kehidupan yang Satu. Sumber Power
yang maha luarbiasa yang menghidupi.
Banyak kasus yang saya temui, masalah kehidupan selalu muncul silih
berganti laksana antrian beli karcis. Ternyata sumber masalahnya karena
ketidakselarasan dengan Tuhan Sang Pemilik Kehidupan yang merupakan
kesadaran tertinggi dalam cara hidup.
Kisah lucu banyak saya dengar, seorang yang pekerjaannya negatif
sekalipun akan diberi rejeki dan kemudahan ketika dia berdo’a meyakini
kepada Sang Maha Hidup yang Ahad. Mengais rejeki dengan cara jahat pun
ternyata tetap diberikan rejeki kasihNya.
Namun apes dan masalah akan muncul ketika dia sudah benar-benar meninggalkanNya. Karena DIA juga akan meninggalkannya.
Apapun itu kisahnya, Dia yang Satu akan berbalas sama dalam
kehidupan. Untuk urusan duniawi pun Dia akan memudahkan mereka yang
memudahkan urusan horizontal. DIA sang Esa akan menyedekahkan kekayaan
kepada mereka yang menyedekahkan hartanya. DIA akan menaungi dengan
kesempurnaan kebaikan kepada mereka yang juga berlaku baik. Begitupun
sebaliknya, sebesar biji sagapun akan dihitung berbalas. sama. Kebaikan
dibalas dengan pahala alias balasan baik. Kejahatan akan dibalas dosa
alias balasan negatif.
Demikian juga Sang Esa akan berbalas sama untuk urusan hidup setelah
kematian jasmani. Setidaknya apapun bentuk kehidupan surgawi dunia
ataupun neraka dunia yang sekarang ini dialami adalah cerminan miniatur
dari kehidupan nanti.
Hukum Semesta selalu berbalas sama, siapapun yang bermindset duniawi
akan mendapatkan duniawi. Siapapun bermindset surgawi akan mendapatkan
surgawi. Siapapun yang bermindset hidup hanya DIA dan ikhlas kepada DIA,
maka akan kembali kepada DIA.
Hidup adalah present time, lupakan masa lalu, closing dan tatap masa depan.
Dan mindset hidup masa depan nanti juga merupakan suatu pilihan.
Silahkan memilih.
Salam Ikhlas dan “Love”
Kamis, 20 Februari 2014
Kita semua terhubung dan rahasia membuka pintu rejeki…
Penelitian sains menyatakan bahwa kita semua terhubung (all we are
connected) dalam suatu gelombang frekuensi. Bukan saja antar manusia,
namun juga dengan ciptaaNya yang lain seperti binatang, tanaman, air,
api, tanah, dan sebagainya. Semua terhubung.
Karena terhubung bayangkan, satu sama lain kita seperti suatu
perangkat canggih yang main sms-an baik jarak jauh hingga komunikasi
tatap muka. Jauh dekat sama saja. Ongkosnya sama, he..he..he.. maaf,
kebiasaan ngangkot bro. Dan apapun yang kita kirimkan “pesan” dalam
gelombang frekuensi itu akan sama dibacanya oleh yang dituju.
Saya ulang: “apapun pesan dalam gelombang frekuensi itu akan sama
dibacanya oleh siapapun yang kita tuju”. Apapun yang terlintas ketika
kita berpikir ke suatu obyek baik manusia, tumbuhan, hewan, air, api,
tanah, dan sebagainya, maka perhatian (attention) itu akan membuat
gelombang frekuensi menjadi aktif dan siap menyampaikan
“getaran/vibrasi” pesan kita.
Sering saya atraksikan dalam forum, ketika seseorang (A) memikirkan
orang lain (B). Lalu mainkan “persepsi atau pesan” sambil
“dibayangkan, dirasakan (image+vibration). Contoh: “Saya tersenyum bila
melihatmu”. Lalu dibayangkan dan dirasakan. Bagus lagi, dirimu tulis
dalam kertas atau seolah di area gelombang frekuensi yang terhubung
tadi.
Dan ketika seseorang A tersebut bertemu dengan si B, tiba-tiba
spontan si B langsung “tersenyum melihat si A” Inilah artinya, pesan
sudah diterima dengan baik dalam gelombang frekuensi, dan si B juga
membacanya adalah “saya tersenyum bila melihatmu”.
Dirimu sudah paham kan, kenapa binatang, tanaman, hingga air, pun
bisa jadi rejeki. Bahkan kita bisa menundukkan hewan dengan cara
demikian. Perbaiki pesan dalam gelombang frekuensi terhadap hewan yang
dituju.
Hal-hal sehari-hari, tatkala seorang penjual yang sangat menyenangi
barang dagangannya sebagai produk berkualitas yang telah dikonsumsinya
sehingga membuat hidupnya berubah lebih baik, ternyata begitu mudahnya
dia mempromosikan, menawarkan kepada siapapun. Dan mereka langsung
tergerak membelinya. Sementara penjual lain, yang kurang menyukai
barang dagangannya kok susah sekali menjual.
Bisa ditebak kan, pesan dalam gelombang frekuensi penjual pertama
adalah “saya senang mengkonsumsi barang dagangan ini karena membuat
hidup saya berubah lebih baik”. Bayangkan, bila pesan ini pun sampai
ke siapapun yang dituju dalam “fokus perhatiannyanya”. Dirimu bisa
jadi marketing hebat.
Sahabat yang terkasih, bagaimana ceritanya bila dirimu selalu
bersangka negatif, berpikir yang kurang baik kepada siapapun yang dituju
walaupun jarak jauh sekalipun. Ingat, jauh dekat sama saja. Ini
sama saja dirimu sudah menutup pintu rejekimu sendiri. Dirimu sudah
membuat pesan kurang baik dalam gelombang frekuensi yang dituju, bahkan
sering menolak.
Bayangkan, kebiasaan menolak orang lain, menjadikan pesan sama
“merekapun menolak dirimu”. Bayangkan bila pesan yang positif “saya
mengasihimu, saya menyayangimu, saya ikhlas memberi rejeki kepadamu”.
Dan pesan ini ada dalam setiap gelombang frekuensi ke setiap manusia,
binatang, tanaman, air, hujan, api, tanah, padi, dan sebagainya. Maka
seperti itulah semua mahluk di muka bumi ini kepada dirimu. Berlaku
sama.
Inilah esensi kenapa setiap agama menyuruh kita dengan nama Tuhan
yang pengasih dan penyayang, disuruhnya kita begitulah memperlakukan
orang lain dengan mengasihi menyayangi. Lalu disuruhnya kita bersedekah
supaya masuk surga. Karena diiming-imingi surga, maka semua bergerak
bersedekah. Padahal surga itu hasil dari kebiasaan memberi dengan pesan
“saya ikhlas berbagi memberimu rejeki”. Maka demikian siapapapun akan
memperlakukan kita seperti itu. Surga kehidupan deh….
Bayangkan, dirimu bersedekah, berbagi namun “pesan dalam benakmu,
adalah lain/berbeda, bahkan gak jelas karena gak ikhlas atau merasa
sombong, pamer”. Maka seperti itulah hasil yang didapat, semua
memperlakukan sama.
Dirimu sudah menyadari, betapa all we are connected, dan demikian
luarbiasa. Belajarlah mulai sekarang, bersihkan gelombang frekuensi
tersebut dari semua pemikiran kurang baik sejak masa kanak-kanak.
Caranya ya cukup mengakui dengan fokus yang dituju.
Contoh: Dirimu pikirkan semua orang di dunia ini, atau beberapa orang
yang pernah dikenal. Lalu, intropeksi, bahasa agamanya tobat
nasuha….(ngeri ya).
Saya menyesal telah menyangka/berpikir kurang baik (sebutkan).
Maafkan saya.
Saya ikhlas menerima apa adanya.
Saya mengasihi menyayangi semuanya.
Bertekadlah mulai sekarang, “format ulang” semua gelombang frekuensi dan bikin pesan baru yang baik. Dan bertekadlah:
1. Setiap kepikiran dengan siapapun, segera “bayangkan, rasakan “pesan yang baik”". Maka dia akan menerima pesan yang sama.
2. Berpikirlah yang positif kapanpun, dimanapun, bahkan dalam tidurmu
yang “ngorok” dan tumpah banjir kirimannya. Karena pikiranmu akan
koneksi (connecting) dengan elemen yang dituju.
Misal, kepikiran “kerja sama yang baik”, maka kemudian dirimu akan
ketemu dengan siapapun dan apapun yang punya pesan sama, yaitu “kerja
sama yang baik”.
Itulah disebut “pertemuan tidak pernah kebetulan”.
3. Bertekadlah, luangkan waktu 30 menit dalam sehari, sekedar
merenung, “Pikirkan semua orang di dunia ini”, lalu “bayangkan dan
rasakan pesan yang mau dirimu kirim, misalnya “bila melihatmu, saya
mengasihimu, memberimu rejeki luarbiasa”". Ingat, ketika dirimu kelak
bertemu dengan mereka…maka seperti itulah mereka terhadapmu.
Kalau dirimu sudah paham rahasia “sains” ini, maka berjanjilah mulai
detik ini untuk mengubah cara dirimu berkehidupan untuk selalu positif,
dan amalkan artikel ini.
Ingat, hidup adalah sangkaanmu sendiri, terserah dirimu menyangka apa….maka terjadilah. Karena Tuhan ada dalam sangkaanmu.
Sahabat, sekedar mencerahkan saja , itu baru terhubung dengan semua
mahluk yang diperbaiki jaringannya. Bagaimana bila dirimu juga mau
memperbaiki hubungan dengan Tiuhanmu, Yang Berkuasa atas semesta alam
ini.
Dialah ZAT yang meliputi apapun, maha besar, yang mengatur semua
sistem semesta ini. Maha Suci Dia dengan seluruh sifat-sifatNya
(sistem diatas tadi) yang melimpahi semuanya. Tiada Tuhan selain DIA.
Sungguh, kehidupanmu sulit dinalar, demikian membahagiakan bila mengenalNya.
Salam,
mas kris
“trainer mahakosmos tanpa sertifikasi apapun, karena cuma MBEJO”
“Ini adalah satu materi dari pelatihan mahakosmos, FORUM PEMBERDAYAAN
“PEMBELAJARAN KEHIDUPAN”. Dengan materi yang bernama: “Terapi hati
dengan simbol”.
kalau dirimu paham logikanya, berarti bisa membersihkan, memformat
ulang penyakit pikiran, kejiwaan, stress, depresi, traumatik, paranoid,
apapun di gelombang frekuensi terhadap situasi peristiwa yang dituju.
PERNIKAHAN YANG TIDAK MEMBAHAGIAKAN, YA BELAJARLAH BAHAGIA MENERIMANYA….
Untuk kesekian kalinya Rumah Terapi Mahakosmos disambangi oleh
sahabat yang bisnisnya berantakan, bangkrut, abis semuanya, dan akhirnya
penyakit pikiran menumpuk, gangguan batin/jiwa, tentu saja jiwa sakit
maka badan pun sakit.
Badan sakit selama beberapa tahun, uang habis untuk berobat di
berbagai rumah sakit namun tak kunjung sembuh dan gak jelas
diagnosanya. Terakhir diagnosa adalah radang di otak.Penyakit medis
jasmani kalau sudah berbulan-bulan bahkan menahun gak sembuh-sembuh dan
diagnosanya selalu berubah-ubah, dipastikan ini pasti penyakit hati
atau gangguan jiwa dan pemikiran.
Gangguan pemikiran seperti stress, trauma, phobia, emosi itu masih
kategori biasa, namun kalau sudah dalemnya hati/jiwa yang terganggu maka
semua sendi kehidupan pasti berantakan. Saya ulangi “pasti
berantakan”, karena jiwa, diri kita sangat mempengaruhi lautan energi
di semesta alam bahkan lautan energi, juga quark, partikel, atom yang
ada di sel-sel tubuh. Ini yang membuat penyakit gak sembuh-sembuh dan
bahkan diagnosa selalu berubah-ubah, gak jelas penyakitnya, seperti
semua ada, borongan. Kayak kontraktor pemborong saja….
Mbok ya belajar borong rejeki….Lautan energi yang ada di luar kita
dan didalam, hingga partikel, atom semua tergerakkan oleh gerak
hati/jiwa kita sendiri. Kenapa? Karena jiwa kita memancarkan VIBRASI,
GETARAN, ROSO..ROSO kata Mbah Maridjan. Kejadian tidak pernah
kebetulan tergantung dari GERAK HATI/JIWA/ ATAU RASA-GETARAN bahasa
kerennya sih sekarang namanya VIBRASI. Padahal OLAH ROSO sejak zaman
para nabinya orang jawa mengajarkan nilai kehidupan ini sudah ada, sudah
diajarkan sejak zaman dulu kala.Sehingga kerenlah istilah sekarang
bahwa HIDUP ADALAH PERMAINAN VIBRASI.Semua datang dari jiwa kita
terdalam, atau hati, ya sama saja itu dirimu sendiri.
Bila dirimu menderita, jadilah jiwa menderita. Bila dirimu sakit,
jadilah jiwamu demikian. Bila dirimu miskin, demikianlah jiwamu.
Sebaliknya bila dirimu yang dalem itu optimis, semangat, kaya, selalu
positif, berhasil, maka demikianlah kejadiannya menggerakkan seperti
itu.Hidup adalah pilihan kita sendiri, apapun yang kita pilih ya
tanggung resikonya. Hidup selalu disertai resiko tanggungjawab dengan
pilihannya.
Demikianlah sahabat-sahabat yang menyambangi, saya tebak penyebab
dari semua bisnisnya bangkrut, abiss, penyakit pikiran menumpuk
stress,depresi, trauma, phobia, dan bejibun penyakit pikiran
temen-temennya, juga gangguan kepribadian (jiwa) dan berujung kepada
penyakit semua organ tubuhnya, adalah akibat tidak bisa menerima rumah
tangganya.Kok tahu sih….katanya penuh ingin tahu, kepo banget.
Mudah ditebak, saat bujangan kamu positif, sehat, sukses, namun
setelah menikah semuanya jadi berantakan total.Sekali lagi, hidup adalah
pilihanmu sendiri. Kamu sudah memilih untuk menikah, maka terima apa
adanya pasanganmu, rumah tanggamu, ipar-iparmu, mertuamu, semua
perilakunya, keburukannya. Bahkan hingga tidur mendengkur sampai
menetes bocor pun kamu seharusnya menerima adanya begitu. Itu kan
pilihanmu sendiri.Kalau kamu gak suka, gak srek, ya bubarkan saja rumah
tanggamu secara baik-baik dan tanggungjawab.
Nyatanya kamu masih memilih untuk bertahan.Artinya, itu pilihanmu
untuk tetap melanggengkan rumah tanggamu…. Dan kalau semua mau
berubah, dirimu yang mesti berubah.Semua gak ada yang kebetulan,
gara-gara pikiran ruwet, maka selalu saja bertemu dengan orang-orang
ruwet dan bermasalah.Gara-gara ROSO, GETARAN, VIBRASI jiwanya berantakan
penuh penderitaan, sakit, kecewa dengan rumah tangga maka getaran ini
merusak sel-sel badannya hingga partikel, lautan energi di semesta
alam. Rejekinya pun berantakan.
Terlihat, bisnis bagus, namun hasilnya habis dan selalu minus.
Jangankan sepeti itu, hal sepele seperti kamu makan, minum hingga
memasak dengan jiwa yang penuh marah…maka semua partikel makanan itu
akan buruk sekali, dan merusak.Bayangkan jiwamu yang menderita, kecewa,
berantakan, sakit, dan setiap saat memegang bisnis, transaksi,
makan,minum, dan semua aktivitas seabrek-abrek. Bayangkan semua
partikelnya, lautan energinya jadi berantakan mengikuti gerak jiwamu
sendiri.Jiwa yang penuh kebingungan, inilah penyebab sel-sel tubuh pun
jadi bingung, penyakitnya gak jelas, semua ada kayak toserba.Kalau
pilihanmu mau tetap melanggengkan rumah tangga dan mau berubah.
Ingat hidup ini seperti BERMAIN CRAYON melukis di atas kanvas besar.
Apapun yang kita tulis, warnai, seperti itulah kenyataannya.Dulu kita
pernah dari bayi, dan mewarnai kehidupan, nyatanya bisa sukses. Maka
sekarang anggap saja, mulai dari nol dan kita mulai lembaran kehidupan
baru. Warnai lagi dengan crayonmu.Semua bisnis, materi, hingga badanmu
habis anggap saja ini adalah ONGKOS pembelajaran hidup. Orang jatuh,
cukup sekali. Kalau jatuh kedua kali, itu kebangetan gak pernah belajar
dari pengalaman.
Semua sahabat itu manggut-manggut aja, pasrah dah….kepepet sih.Ilmu
pasrah akan muncul sendiri, tatkala orang sudah jatuh gubrak, abiss, gak
bisa bangun lagi, tiada daya upaya. Bila tiada lagi daya, maka DIA
akan mengambil alih. Itu kuncinya. Maka sering-sering aja kepepet,
memainkan ilmu THE POWER OF KEPEPET, supaya DIA selalu hadir mengambil
alih setiap kasus kehidupan dan jadilah solusi.Semua sahabat itu muncul
kesadarannya untuk berubah, sehat, sukses, positif kembali demi rumah
tangganya, keturunannya, orangtuanya.
Inilah KESADARAN NURANI yang mengambil alih tatkala tergerak untuk
berubah karena dalih orang lain, bukan untuk dirinya.Lidah orang bule
dan pakle menyebutnya AWARENESS, ENLIGHTMENT, dan jadilah sebuah terapi
berbandrol mahal AWARENESS HEALING. Padahal tanpa pelatihan mahal pun
semua orang bisa, maka sering-seringlah KEPEPET.Orang kalau kepepet,
banyak sadarnya, hati/jiwanya selalu menyebut TUHAN dan KESADARAN untuk
membahagikan orang lain.
Sesaat setelah SADAR, tubuhnya pun spontan bereaksi dari ujung jari
kaki yang jempol semua hingga ujung kepalanya. Dari dalam tubuhnya pun
seperti ada pressure keluar, menjalar panas.HUKUM EXACT semesta menganut
HARMONI dengan sendirinya. Artinya, tubuh bisa membaik sendiri, rejeki
bisa datang sendiri, pelanggan bisa datang sendiri. Apapun membaik
sendiri. Itulah hebatnya Tuhan telah sempurna menciptakan SISTEM.
Nikmat mana lagi yang dirimu ingkari hingga tidak mau menyembahNya.
Setelah mulai belajar membersihkan jiwa, semua unek-unek terdalam
yang selama ini tidak bisa diterima, maka satu persatu dikupas seperti
mengupas kelapa. Kelapa kalau dikupas akhirnya akan ketemu dengan
dagingnya yang gurih dan air menyegarkan. Kita juga sama bro.Semua yang
bejibun tidak bisa diterimanya mulai dari gaya pasangannya, cara
ngomong, kelakuannya, kebiasaanya, sifatnya, kepribadiannya, hingga
kondisi keluarganya, mertuanya, iparnya. Hingga kondisi bisnisnya,
kehancurannya, penyakitnya yang bejibun. Semua diterimanya satu
persatu. Seperti itulah adanya.
Banyak orang yang berumah tangga karena dipaksa menikah oleh
orangtuanya. Awalnya tertekan, namun karena langsung mau menerima. ya,
ya, ya…. maka akhirnya bisa berbahagia. Mulai bisa mencintai
pasangannya seutuhnya, dan hidup berbahagia hingga akhir hayatnya.Namun
ada pula yang bilang ke semua tetangga dia gak bahagia dengan
pasangannya, namun nyatanya produksi anaknya sampai keluar tujuh anak.
Sukses amat produksinya….. itu artinya pada dasarnya dia bisa
menerima pasangannya. Namun mulutnya saja, yang terbiasa nyablak supaya
dapat perhatian sekitarnya. Lebay, bilang gak suka, namun produksi
anak sampai bejibun.
Setelah menerima semua kejadian dan apapun yang telah dilalui selama
ini, doski langsung ambruk, seperti ada pressure luarbiasa keluar dari
setiap pori-pori tubuhnya. Keringat sampai seember. Baju sampai
kelelep air keringat. Ember banget, lebay.Ujungnya sangat jauh ringan,
jiwa plong, pikiran pun mulai berubah, tubuhnya pun membaik drastis.
Mulai sekarang dari NOL bergeraklah, perbanyak silaturahim dengan
jiwa yang selalu bergembira. Karena pergerakan jiwamu akan menggerakkan
yang sama di semesta. Tatkala jiwamu ikhlas bergerak berkunjung, maka
rejeki juga berkunjung. Jiwamu ikhlas memberi uang, maka ada saja orang
yang memberimu uang. Jiwamu ikhlas membaikkan, mensukseskan, hingga
memberi rejeki orang lain, maka saat yang sama ada saja yang berlaku
sama kepada diri kita.
Semakin ikhlas, maka terjadi LOMPATAN KEAJAIBAN, inilah
QUANTUM.Lompatan yang bikin takjub deh…miracle.Apapun yang datang
sambutlah, gak usah pilih-pilih, maka yang membuat JIWAMU bahagia
kerjakan saja. Karena hidup ini adalah kehendakNya, bukan keinginan
pemikiranmu.
Bisa saja rejekimu datang dari makanan, padahal kamu seorang
insinyur.Bisa saja kamu menginginkan jadi ahli akuntansi, hingga belajar
sampai sekolah tinggi negera jurusan hitung-tambah-kurang-bagi,
nyatanya rejekimu datang dari jualan kambing dan meningkat jadi beternak
website dengan banyak produk.Bisa saja kamu menginginkan rejeki datang
dari profesinya dokter gigi, namun ternyata yang datang adalah project
konstruksi dan jual alat-alat laboratorium.
Itulah TUHAN, DIA selalu tidak mau disamakan dengan pikiranmu.DIA
selalu tak terduga, selalu tak tersangka-sangka, diluar nalar
pikiranmu.Belajarlah untuk memahami RAHASIA ini, maka hidupmu akan
berkecukupan.Diluar sana sudah banyak orang yang berubah drastis
kehidupannya memahami rahasia kehidupan. Bisa jadi dirimu adalah salah
satunya.
KESADARANMU sendiri mau datang kesini, mengubah cara berkehidupan,
itu adalah kuncinya.Jangan lupa, sering-seringlah KEPEPET. Selalu
memasrahkan apapun kepadaNYA, Daya tak terhingga yang meliputi dalam
dirimu dan luar dirimu, tiada batas. Kemanapun melangkah, hingga pake
jet tercanggih diduniapun, semesta ini tak berujung. Demikianlah DIA
sungguh MAHA BESAR. I LOVE YOU.
Pahami rahasia itu, dirimu akan berkah, sehat, harmoni dan selamat
mengarungi kehidupan sekarang dan kapanpun.Cintai apapun yang telah kamu
putuskan dan pilih. Bahagialah dengan apapun keputusanmu, langkahmu.
Bila itu tak membahagiakan, dan srek, carilah yang bikin jiwamu
berbahagiaaaaaaaaaaa sekali. Belajar memutuskan apapun langkah, pilihan
dengan jiwa/hati yang bahagia.Maka demikianlah masa depanmu kelak.
Salam harmoni dan vibrasi,
mas kris
085715244100