Kamis, 20 Februari 2014

Sahabat mahakosmos yang tercerahkan untuk mengubah nasib,
Penelitian sains menyatakan bahwa kita semua terhubung (all we are connected) dalam suatu gelombang frekuensi.  Bukan saja antar manusia, namun juga dengan ciptaaNya yang lain seperti binatang, tanaman, air, api, tanah, dan sebagainya.  Semua terhubung.
Karena terhubung bayangkan, satu sama lain kita seperti suatu perangkat canggih yang main sms-an baik jarak jauh hingga komunikasi tatap muka.  Jauh dekat sama saja.  Ongkosnya sama, he..he..he.. maaf, kebiasaan ngangkot bro.    Dan apapun yang kita kirimkan “pesan” dalam gelombang frekuensi itu akan sama dibacanya oleh yang dituju.
Saya ulang:  “apapun pesan dalam gelombang frekuensi itu akan sama dibacanya oleh siapapun yang kita tuju”.    Apapun yang terlintas ketika kita berpikir ke suatu obyek baik manusia, tumbuhan, hewan, air, api, tanah, dan sebagainya, maka perhatian (attention) itu akan membuat gelombang frekuensi menjadi aktif dan siap menyampaikan “getaran/vibrasi” pesan kita.
Sering saya atraksikan dalam forum, ketika seseorang (A) memikirkan orang lain (B).   Lalu mainkan “persepsi atau pesan” sambil “dibayangkan, dirasakan (image+vibration).  Contoh: “Saya tersenyum bila melihatmu”.  Lalu dibayangkan dan dirasakan.  Bagus lagi, dirimu tulis dalam kertas atau seolah di area gelombang frekuensi yang terhubung tadi.
Dan ketika seseorang A tersebut bertemu dengan si B,  tiba-tiba spontan si B langsung “tersenyum melihat si A”   Inilah artinya, pesan sudah diterima dengan baik dalam gelombang frekuensi, dan si B juga membacanya adalah “saya tersenyum bila melihatmu”.
Dirimu sudah paham kan, kenapa binatang, tanaman, hingga air, pun bisa jadi rejeki.  Bahkan kita bisa menundukkan hewan dengan cara demikian.  Perbaiki pesan dalam gelombang frekuensi terhadap hewan yang dituju.
Hal-hal sehari-hari, tatkala seorang penjual yang sangat menyenangi barang dagangannya sebagai produk berkualitas yang telah dikonsumsinya sehingga membuat hidupnya berubah lebih baik,  ternyata begitu mudahnya dia mempromosikan, menawarkan kepada siapapun. Dan mereka langsung tergerak membelinya.    Sementara penjual lain, yang kurang menyukai barang dagangannya kok susah sekali menjual.
Bisa ditebak kan,  pesan dalam gelombang frekuensi penjual pertama adalah “saya senang mengkonsumsi barang dagangan ini karena membuat hidup saya berubah lebih baik”.     Bayangkan, bila pesan ini pun sampai ke siapapun yang dituju dalam “fokus perhatiannyanya”.   Dirimu bisa jadi marketing hebat.
Sahabat yang terkasih, bagaimana ceritanya bila dirimu selalu bersangka negatif, berpikir yang kurang baik kepada siapapun yang dituju walaupun jarak jauh sekalipun.  Ingat, jauh dekat sama saja.      Ini sama saja dirimu sudah menutup pintu rejekimu sendiri.  Dirimu sudah membuat pesan kurang baik dalam gelombang frekuensi yang dituju, bahkan sering menolak.
Bayangkan, kebiasaan menolak orang lain, menjadikan pesan sama “merekapun menolak dirimu”.   Bayangkan bila pesan yang positif “saya mengasihimu, saya menyayangimu, saya ikhlas memberi rejeki kepadamu”.  Dan pesan ini ada dalam setiap gelombang frekuensi ke setiap manusia,  binatang, tanaman, air, hujan, api, tanah, padi,  dan sebagainya.  Maka seperti itulah semua mahluk di muka bumi ini kepada dirimu.  Berlaku sama.
Inilah esensi kenapa setiap agama menyuruh kita dengan nama Tuhan yang pengasih dan penyayang, disuruhnya kita begitulah memperlakukan orang lain dengan mengasihi menyayangi.  Lalu disuruhnya kita bersedekah supaya masuk surga.  Karena diiming-imingi surga, maka semua bergerak bersedekah.  Padahal surga itu hasil dari kebiasaan memberi dengan pesan “saya ikhlas berbagi memberimu rejeki”.  Maka demikian siapapapun akan memperlakukan kita seperti itu.  Surga kehidupan deh….
Bayangkan, dirimu bersedekah, berbagi namun “pesan dalam benakmu, adalah lain/berbeda, bahkan gak jelas karena gak ikhlas atau merasa sombong, pamer”.  Maka seperti itulah hasil yang didapat,  semua memperlakukan sama.
Dirimu sudah menyadari, betapa all we are connected, dan demikian luarbiasa.   Belajarlah mulai sekarang, bersihkan gelombang frekuensi tersebut dari semua pemikiran kurang baik sejak masa kanak-kanak.  Caranya ya cukup mengakui dengan fokus yang dituju.
Contoh: Dirimu pikirkan semua orang di dunia ini, atau beberapa orang yang pernah dikenal.  Lalu, intropeksi, bahasa agamanya tobat nasuha….(ngeri ya).
Saya menyesal telah menyangka/berpikir kurang baik (sebutkan).
Maafkan saya.
Saya ikhlas menerima apa adanya.
Saya mengasihi menyayangi semuanya.

Bertekadlah mulai sekarang, “format ulang” semua gelombang frekuensi dan bikin pesan baru yang baik.  Dan bertekadlah:
1.  Setiap kepikiran dengan siapapun, segera “bayangkan, rasakan “pesan yang baik”".   Maka dia akan menerima pesan yang sama.
2. Berpikirlah yang positif kapanpun, dimanapun, bahkan dalam tidurmu yang “ngorok” dan tumpah banjir kirimannya.   Karena pikiranmu akan koneksi (connecting) dengan elemen yang dituju.
Misal, kepikiran “kerja sama yang baik”,  maka kemudian dirimu akan ketemu dengan siapapun dan apapun yang punya pesan sama, yaitu “kerja sama yang baik”.
Itulah disebut “pertemuan tidak pernah kebetulan”.
3. Bertekadlah, luangkan waktu 30 menit dalam sehari, sekedar merenung,  “Pikirkan semua orang di dunia ini”, lalu “bayangkan dan rasakan pesan yang mau dirimu kirim,  misalnya “bila melihatmu, saya mengasihimu, memberimu rejeki luarbiasa”".  Ingat, ketika dirimu kelak bertemu dengan mereka…maka seperti itulah mereka terhadapmu.
Kalau dirimu sudah paham rahasia “sains” ini, maka berjanjilah mulai detik ini untuk mengubah cara dirimu berkehidupan untuk selalu positif, dan amalkan artikel ini.
Ingat, hidup adalah sangkaanmu sendiri, terserah dirimu menyangka apa….maka terjadilah.  Karena Tuhan ada dalam sangkaanmu.
Sahabat,  sekedar mencerahkan saja ,  itu baru terhubung dengan semua mahluk yang diperbaiki jaringannya.   Bagaimana bila dirimu juga mau memperbaiki hubungan dengan Tiuhanmu, Yang Berkuasa atas semesta alam ini.
Dialah ZAT yang meliputi apapun, maha besar, yang mengatur semua sistem semesta ini.   Maha Suci Dia dengan seluruh sifat-sifatNya (sistem diatas tadi) yang melimpahi semuanya.    Tiada Tuhan selain DIA.
Sungguh, kehidupanmu sulit dinalar, demikian membahagiakan bila mengenalNya.
Salam,
mas kris
“trainer mahakosmos tanpa sertifikasi apapun, karena cuma MBEJO”

“Ini adalah satu materi dari pelatihan mahakosmos, FORUM PEMBERDAYAAN “PEMBELAJARAN KEHIDUPAN”.   Dengan materi yang bernama: “Terapi hati dengan simbol”.
kalau dirimu paham logikanya, berarti bisa membersihkan, memformat ulang penyakit pikiran, kejiwaan, stress, depresi, traumatik, paranoid, apapun di gelombang frekuensi terhadap situasi peristiwa yang dituju.

0 komentar: